Bandung Barat, 4 Januari 2026. Di tengah upaya memperkuat fondasi ideologis dan perubahan pemikiran dalam lingkaran Partai, muncul sosok Iman Rusbandi yang menjabat sebagai sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten, yang membawa senjata pemikirannya “MADILOG”
Tanpa henti, ia bertekad untuk merubah mentalitas pemikiran yang kaku dan tidak terstruktur menjadi yang berlandaskan pada tiga pilar penting yaitu, Materialistik, Dialektis dan Logika, yang menjadi inti dari konsep MADILOG itu sendiri.
“MADILOG” bukan sekedar istilah yang diucapkan, tapi cara berpikir yang harus hidup dalam setiap langkah kita, terutama dalam mengelola urusan Pemerintahan dan berinteraksi dengan masyarakat, sebagaimana dikatakan Iman dalam rapat Pengurus DPD-PSI Kabupaten Bandung Barat, belum lama ini.
Dalam penyampaiannya yang penuh penekanan, mencerminkan keyakinan bahwa perubahan cara yang sesungguhnya dimulai dari perubahan cara berpikir dan Madilog adalah kunci untuk membuka pintu ke pemikiran yang lebih matang dan bertanggung jawab.
Iman menyadari bahwa banyak orang, termasuk beberapa tokoh politik dan warga masyarakat, masih memiliki pemikiran yang kurang terstruktur, terkadang terlalu terjebak pada ide abstrak, tanpa memandang kondisi nyata, terlalu kaku dan tidak mau menerima kontradiksi, atau terlalu terburu buru membuat keputusan tanpa dasar logika”ini yang membuat perubahan sulit terwujud, kita perlu merubah pola pemikiran ini dengan “Madilog” jelasnya.
Meskipun menyadari bahwa merubah pola pemikiran masyarakat tidak akan mudah, Iman memiliki tekad yang tidak goyah, ia percaya bahwa dengan kesabaran, kerja keras dan dukungan dari pengurus partai serta masyarakat, Madilog dapat menjadi cara berpikir yang umum di kabupaten.
“Perubahan pemikiran membutuhkan waktu, tapi kita harus mulai dari sekarang, setiap orang yang mampu berpikir dengan Madilog adalah langkah maju untuk membangun masyarakat yang lebih baik,jelasnya
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Sekolah, Uniiversitas dan Media Massa, untuk menyebarkan pemahaman tentang “MADILOG:”.
Sebagai Wakil Sekretaris DPD PSI Kabupaten, Iman juga memimpin dengan contoh, ia selalu menggunakan Madilog dalam setiap pekerjaannya, mulai dari merencanakan program hingga berkomunikasi dengan masyarakat “Saya harus menjadi teladan bagi orang lain. Jika saya sendiri tidak mempraktikkan apa yang saya ajarkan, siapa yang akan mempercayai saya, katanya.
Dengan pemahaman Madilog dan tekad yang kuat, Iman membawa harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, ia melihat bahwa dengan pemikiran yang Materialistik, Dialektis dan Logis, masyarakat akan lebih mampu menghadapi tantangan mengambil keputusan yang tepat dan membangun kabupaten yang lebih sejahtera, adil dan makmur.
“Kita memiliki potensi besar yang kita butuhkan, hanyalah cara berpikir yang benar. Dengan Madilog kita dapat mengubah pemikiran, mengubah prilaku dan akhirnya mengubah kabupatenmenjadi yang lebih baik, pungkas Iman dengan penuh semangat menginspirasi. (wr)