Aparatur Bandung Barat Teguhkan Komitmen Pelayanan di Apel Perdana 2026, Sembilan Desa Raih Predikat Sadar Hukum

Kabupaten Bandung Barat. 6 Januari 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menggelar Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) perdana tahun 2026, Senin (5/1/2026), di Lapangan Plaza Mekarsari. Apel yang dihadiri ratusan ASN ini dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Richi Ismail, untuk mengonsolidasi dan meneguhkan komitmen pelayanan publik di tahun baru.

Dalam arahan resminya, Bupati Jeje Richi Ismail menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, dan integritas seluruh aparatur dalam menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks. “Tahun 2026 menuntut kita untuk bekerja lebih disiplin, lebih profesional, dan lebih berintegritas,” tegas Jeje.

Bupati menyatakan bahwa pelayanan publik merupakan wajah utama pemerintah yang dinilai langsung oleh masyarakat. “Tidak boleh lagi ada pelayanan yang berbelit-belit, lambat, tidak pasti, apalagi yang bersifat diskriminatif,” ujarnya. Ia juga menekankan prinsip efisiensi anggaran daerah. “Setiap rupiah anggaran daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak ada ruang untuk kegiatan seremonial yang berlebihan atau program yang tidak berdampak langsung,” imbuhnya.

Dalam apel yang digelar pascaperayaan Tahun Baru tersebut, Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah. “Setiap kewenangan yang melekat harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa,” kata Jeje.

Sembilan Desa Dapat Penghargaan Desa Sadar Hukum

Momentum apel juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada sembilan desa yang telah ditetapkan sebagai Desa Sadar Hukum Tahun 2025. Program Desa Sadar Hukum merupakan upaya pemerintah untuk mendorong pemahaman dan kepatuhan hukum di tingkat akar rumput.

Berikut kesembilan desa beserta kepala desanya yang menerima penghargaan:

  1. Desa Weninggalih, Kecamatan Sindangkerta – Asep Ridwan, S.Sos.
  2. Desa Sarinagen, Kecamatan Cipongkor – Asep Bunyamin.
  3. Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong – Ade Obih.
  4. Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta – Encep Edi Sumarna
  5. Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas – H. Asep Ginanjar.
  6. Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah – Tarmaya, S.Pd.
  7. Desa Cintakarya, Kecamatan Sindangkerta – Agus Hambali.
  8. Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang – Asep Suhendar.
  9. Desa Karanganyar, Kecamatan Cililin – Asep Hermawan, S.IP.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya pemerintah desa dalam membangun kesadaran hukum warganya.

Kenang Jasa Purnabakti

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Bandung Barat juga memberikan penghargaan dan surat keputusan pensiun kepada empat ASN yang memasuki masa purnabakti terhitung 1 Januari 2026. Keempatnya adalah Rina Dinarsih dari Dinas Kesehatan, serta Titin Ahdiantini, Sih Supriati, dan N. Tuti Sulastri dari Dinas Pendidikan.

Apel perdana ini menjadi penanda dimulainya tahun kerja dengan semangat baru. Bupati Jeje Richi Ismail menutup arahan dengan harapan agar 2026 menjadi tahun penguatan pelayanan publik dan peningkatan kinerja birokrasi untuk mewujudkan Bandung Barat yang Amanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....