PDIP Lembang Mantapkan Konsolidasi Lewat Musancab Periode 2026–2031

Lembang, 27 Kabupaten Bandung Barat, Januari 2026. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kecamatan Lembang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) untuk periode 2026–2031 di Desa Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan politik sekaligus konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah.

Musancab tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Fraksi PDIP Iwan Setiawan, jajaran pengurus DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat, pengurus PAC, serta perwakilan ranting. Ketua panitia Musancab, Aris, yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat, menegaskan bahwa Musancab merupakan forum strategis yang menitikberatkan pada musyawarah dan silaturahmi antarkader.

“Musancab ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan kembali fungsi-fungsi kepengurusan yang sebelumnya berjalan terpisah. Partai membuka pintu selebar-lebarnya bagi kader yang ingin berjuang dan tetap eksis membesarkan PDIP,” kata Aris dalam keterangannya.

Ia menambahkan, wilayah Lembang memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang besar dan potensial. Karena itu, penguatan struktur partai di tingkat kecamatan dinilai krusial untuk melahirkan kader yang mampu duduk di legislatif pada Pemilu mendatang.

Terkait mekanisme pemilihan pengurus, Aris menjelaskan bahwa PDIP menerapkan sistem penjaringan berjenjang yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Proses tersebut meliputi tahapan tes tertulis dan wawancara yang hasilnya kemudian diplenokan di tingkat DPD.

“Di Musancab ini, kami hanya membacakan dan mengumumkan hasil keputusan pleno DPD yang telah disepakati, yakni nama ketua dan dua calon personalia lainnya,” ujarnya.

Hasil Musancab menetapkan Yono Maryono, S.IP., sebagai Ketua PAC PDIP Kecamatan Lembang. Sementara posisi Sekretaris diamanahkan kepada Daddy, dan Bendahara dijabat oleh drh. Trises Sampo. Struktur kepengurusan selanjutnya akan dilengkapi melalui pembagian bidang organisasi sesuai kebutuhan wilayah.

Menurut Aris, pelaksanaan Musancab kini dilakukan per kecamatan agar pengurus dapat menjangkau langsung struktur di tingkat bawah. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan pengurus yang berkualitas, aktif dalam kegiatan kerakyatan, serta solid dalam menghadapi agenda politik nasional dan daerah, termasuk Pemilu dan Pilkada mendatang.

“Kami berharap Musancab ini menjadi fondasi untuk membangun kekuatan partai yang lebih terstruktur dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Jika Anda ingin, saya juga bisa:
menyesuaikan gaya redaksi agar lebih nasional (setara Kompas.com) atau regional Jabar,
memperpendek jadi straight news 300 kata, atau
menambahkan kutipan langsung dari tokoh lain agar makin berimbang. (asep-eker)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....