Pangdam III/Siliwangi Serahkan Rumah dan Sepeda Motor kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan di Cisarua

Bandung Barat, Jawa Barat, 29 Januari 2026. Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., menyerahkan santunan berupa satu unit rumah dan satu unit sepeda motor kepada ahli waris korban kecelakaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral institusi terhadap keluarga korban yang gugur saat menjalankan tugas negara.

Kegiatan penyerahan santunan berlangsung di Kampung Centeng, Desa Cihanjuang, RT 04 RW 08, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Acara tersebut disaksikan Kepala Desa Cihanjuang, Gagan Wirahma, tokoh masyarakat setempat, serta unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Parongpong.
Santunan diberikan kepada ahli waris dua anggota kepolisian yang menjadi korban kecelakaan dalam pelaksanaan tugas. Dalam prosesi tersebut, Pangdam III/Siliwangi menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada keluarga korban sebagai wujud empati dan dukungan nyata terhadap keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kami terhadap keluarga yang ditinggalkan. Tidak ada yang bisa menggantikan kehilangan, tetapi negara harus hadir memberikan perlindungan dan kepastian bagi keluarga aparatur yang gugur dalam tugas,” ujar Mayjen TNI Kosasih dalam sambutannya.
Selain rumah, satu unit sepeda motor juga diserahkan sebagai bagian dari santunan. Penyerahan dilakukan melalui Danyon Arhanud 3/YBY kepada perwakilan masyarakat atas nama Yana Mulyana, dan selanjutnya diterima langsung oleh istri almarhum sebagai ahli waris.

Acara tersebut turut dihadiri Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., jajaran pejabat utama Kodam III/Siliwangi, unsur TNI-Polri wilayah Cimahi, serta perwakilan tokoh masyarakat dan keluarga korban.
Kapolda Jawa Barat dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa perhatian terhadap keluarga korban merupakan bagian dari tanggung jawab negara dan institusi. “Kehadiran negara tidak boleh berhenti pada prosesi kedinasan semata, tetapi harus berlanjut dalam bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.
Kepala Desa Cihanjuang, Gagan Wirahma, mengapresiasi langkah Kodam III/Siliwangi dan jajaran TNI-Polri yang hadir langsung mendampingi keluarga korban. Menurutnya, kehadiran negara di tengah masyarakat dalam situasi duka seperti ini memberikan kekuatan moral dan rasa keadilan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan.

Penyerahan santunan ini tidak hanya menjadi simbol empati institusional, tetapi juga pesan kuat tentang nilai solidaritas, kemanusiaan, dan tanggung jawab negara terhadap aparat yang mengabdikan diri dalam tugas pelayanan publik. Di tengah duka yang mendalam, kehadiran TNI-Polri dan pemerintah daerah menjadi penguat bahwa keluarga korban tidak berjalan sendiri menghadapi masa depan.(asep-eker)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....