Jurnalis9.com Lembang, 20 Februari 2026. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, digelar sebagai forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan prioritas pembangunan yang akan masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan DPRD Kabupaten Bandung Barat daerah pemilihan 3 Pither Tjuandys, unsur Bapelitbangda, Camat Lembang Bambang Eko, Forkopimcam, Ketua TP-PKK Maya Ekawati, para kepala desa, kepala puskesmas, perwakilan UPT, organisasi masyarakat seperti Aliansi Cinta Lembang, serta unsur masyarakat lainnya.

Sekretaris Camat Lembang dalam laporannya menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan nasional yang bertujuan menampung aspirasi masyarakat dan membahas usulan prioritas dari setiap desa. Setiap desa mengajukan tiga usulan utama yang kemudian direkap untuk didiskusikan bersama.
Ia menyampaikan bahwa sejumlah usulan tahun sebelumnya telah terealisasi, terutama pembangunan infrastruktur jalan berkat sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan dukungan legislatif. “Usulan sudah direkap dan akan didiskusikan bersama untuk menentukan prioritas,” ujarnya.

Camat Lembang Bambang Eko mengatakan Musrenbang adalah forum partisipatif dengan pendekatan bottom up, di mana masyarakat dilibatkan secara langsung dalam menentukan arah pembangunan. Menurutnya, Lembang dengan berbagai dinamika membutuhkan perhatian khusus agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.
“Musrenbang mempertemukan pemerintah dan masyarakat untuk menyusun rencana pembangunan. Harapannya semua usulan dapat memberikan manfaat nyata,” kata Bambang Eko.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat Pither Tjuandys menegaskan bahwa setiap usulan harus selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah agar hasilnya dapat dirasakan masyarakat luas. Ia menyebut pada tahun 2026 dialokasikan anggaran sekitar Rp6,1 miliar untuk masyarakat Lembang, khususnya untuk perbaikan jalan, drainase, dan pengaspalan.
Ia juga menargetkan sejumlah proyek infrastruktur di beberapa desa dapat selesai sebelum Hari Raya. Pither mengingatkan agar Musrenbang tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan program yang terealisasi.
Dalam sesi wawancara terpisah, Pither menegaskan bahwa masyarakat berharap pembangunan dilaksanakan berdasarkan skala prioritas yang diusulkan warga. Ia menyebut sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan kebersihan sebagai program prioritas yang harus dijalankan sesuai RPJMD dan visi pemerintah daerah.
Perwakilan Bapelitbangda yang menyampaikan sambutan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menekankan bahwa Musrenbang merupakan forum musyawarah untuk menyinkronkan pembangunan desa dengan prioritas kabupaten. Proses perencanaan harus berjalan transparan dan akuntabel serta mengacu pada program prioritas daerah.
Sejumlah program unggulan daerah juga disampaikan, di antaranya insentif bagi guru ngaji, dukungan pertanian melalui kartu tani, pinjaman modal bergulir tanpa bunga bagi UMKM, pembangunan rumah sakit, rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta peningkatan insentif bagi RT/RW dan linmas.
Dari sisi usulan, mayoritas desa di Kecamatan Lembang masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar. Desa Wangunharja mengusulkan pembangunan tembok penahan tanah dan pengadaan mesin pencacah sampah, sementara Desa Jayagiri mengajukan perbaikan dan pengaspalan jalan lingkungan.
Desa Wangunsari mengusulkan pengadaan sapi perah untuk mendukung ekonomi peternakan, sedangkan Desa Mekarwangi mengajukan perbaikan jalan dan program rutilahu. Desa Cikidang mengusulkan pengecoran jalan dan pengadaan bibit ternak, sementara Desa Sukajaya fokus pada pembangunan sistem air bersih.
Selain itu, Desa Cikole, Gudangkahuripan, Cikahuripan, dan Cibodas mengajukan perbaikan jalan dan drainase dalam skala cukup besar. Beberapa desa juga mengusulkan dukungan penyelenggaraan pemilihan kepala desa serta program sosial lainnya.
Melalui forum Musrenbang ini, pemerintah kecamatan bersama seluruh pemangku kepentingan berharap proses perencanaan dapat menghasilkan program pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lembang secara menyeluruh.
Reporter : Komala Sari