Jurnalis9.com. Lembang, 12 Maret 2026. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lembang menggelar kegiatan Lembang Berdzikir di Masjid Besar Lembang, Kamis 12 Maret 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda Syahriyahan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Lembang ini diikuti ratusan jamaah dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Lembang.
Kegiatan bertema Dzikir–Fikir–Ikhtiar tersebut berlangsung khusyuk sejak siang hari. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya Sekretaris Kecamatan Lembang H. M. Ali Kurniawan yang juga menjabat sebagai Ketua MWC NU Kecamatan Lembang, Kepala Desa Sukajaya Asep Jembar Rahmat, Ketua Majelis Ulama Indonesia setempat, para kiai, ustadz, sesepuh, serta jamaah majelis taklim dari berbagai desa di Kecamatan Lembang.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Atep Somantri. Selanjutnya, jamaah mengikuti tawasul dan dzikir bersama yang dipimpin Ustadz Imam Nurliman. Kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan serta lantunan qosidah dari Grup Al-Mustofa.
Ketua MWC NU Kecamatan Lembang, Ali Kurniawan, mengatakan kegiatan Lembang Berdzikir merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh MWC NU Lembang setiap Kamis kedua setiap bulan.
“Majelis Lembang Berdzikir ini rutin dilaksanakan oleh MWC NU Kecamatan Lembang. Kegiatan ini menjadi sarana mengajak masyarakat untuk senantiasa mendawamkan dzikir kepada Allah,” kata Ali.

Menurut dia, kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam membangun ketenangan hati masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah.
“Dengan berdzikir kepada Allah, hati kita akan menjadi tenang. Terlebih saat ini kita sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Mudah-mudahan kegiatan ini menghantarkan jamaah menuju keridhaan Allah,” ujarnya.
Ali menambahkan, jamaah yang hadir berasal dari berbagai unsur organisasi Nahdlatul Ulama di tingkat desa, termasuk badan otonom NU seperti Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, Banser, serta para pengurus DKM dan jamaah majelis taklim.

Kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat umum sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya Asep Jembar Rahmat menyampaikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang digelar oleh pengurus NU di Kecamatan Lembang.
Menurut dia, kegiatan dzikir bersama menjadi salah satu upaya memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Ini kegiatan yang sudah rutin dilakukan oleh pengurus NU Kecamatan Lembang. Kami tentu mendukung kegiatan keagamaan seperti ini karena memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Asep.
Ia menilai momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak dzikir dan doa bersama. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membawa ketenangan bagi masyarakat.
“Dengan banyak berdzikir dan berdoa bersama, mudah-mudahan Allah memberikan perlindungan kepada kita semua dan masyarakat Lembang dijauhkan dari berbagai bencana,” ujarnya.
Menurut Asep, jamaah yang hadir dalam kegiatan tersebut berasal dari berbagai desa di Kecamatan Lembang, termasuk kelompok majelis taklim yang aktif mengikuti kegiatan keagamaan.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat terus memperkuat nilai kebersamaan, meningkatkan keimanan, serta menjaga kehidupan sosial yang harmonis di wilayah Lembang dan sekitarnya.
Reporter : Rega