Liputan9.com. Batujajar, 12 April 2026. Ratusan warga menghadiri kegiatan Halalbihalal, istighotsah, dan pengajian bulanan Majelis Taklim Bani Thoha di Museum Galeri Bahari (Mugaba), Banuraja RW 09, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu berlangsung khidmat. Selain masyarakat, sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama turut hadir dalam forum tersebut.

Di antaranya Camat Batujajar Andi M. Hikmat, KH Sopyan Yahya selaku pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ma’arif Cigondewah, serta Laksamana TNI (Purn.) Ade Supandi. Hadir pula Danramil Batujajar Kapten Arm Muhtalifin, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, Ketua MUI Kecamatan Badrul Munir, Kepala KUA Batujajar Hendi, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Andi M. Hikmat yang mewakili Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan keagamaan seperti ini menjadi sarana memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Kontribusi dan kepedulian beliau merupakan wujud nyata sinergi antara tokoh bangsa dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta keagamaan,” ujar Andi, merujuk pada peran Ade Supandi dalam kegiatan itu.
Menurut Andi, istighotsah dan pengajian tidak hanya menjadi aktivitas ibadah, tetapi juga ruang pembentukan karakter masyarakat. Ia menyebut kegiatan seperti ini sejalan dengan arah pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, kata dia, saat ini mengusung visi pembangunan yang dirumuskan dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD. Visi tersebut dikenal dengan akronim “AMANAH”.
AMANAH mencakup enam aspek, yakni Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis. Pilar agamis dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan sosial masyarakat.
“Visi ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen bersama. Kegiatan istighotsah seperti ini adalah bagian penting dalam mewujudkan pilar agamis,” kata Andi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga silaturahmi dan memperkuat gotong royong.

Momentum itu sekaligus menjadi ajang perkenalan Andi kepada warga sebagai Camat Batujajar yang mulai menjabat sejak 1 Maret 2026. Forum keagamaan dinilai efektif untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Sementara itu, rangkaian acara diisi dengan pembacaan Al-Fatihah yang dikhususkan untuk almarhumah Djuhaeriah, ibunda Ade Supandi. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna, Surat Yasin, serta istighotsah.
Istighotsah dipimpin KH Sopyan Yahya yang juga memberikan tausyiah. Ia menekankan pentingnya ketenangan batin dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.
Dalam ceramahnya, Sopyan menyinggung kehadiran para pejabat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut kehadiran unsur pemerintah dan aparat dalam forum keagamaan seperti ini masih jarang terjadi.
“Ini pertama kalinya istighotsah dihadiri lengkap oleh unsur pejabat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dapat hadir dalam kegiatan serupa di masa mendatang.
Kegiatan ini, menurut panitia, terlaksana atas permohonan Ade Supandi. Keterlibatannya dinilai memperkuat hubungan antara tokoh nasional dan masyarakat di tingkat lokal.
Dari sisi partisipasi, tingginya jumlah kehadiran menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan. Majelis taklim masih menjadi ruang sosial yang relevan untuk mempererat kebersamaan.
Kegiatan berlangsung tertib hingga selesai. Selain memperkuat silaturahmi, forum ini juga menjadi sarana penyampaian arah kebijakan pemerintah daerah secara langsung kepada masyarakat.
Reporter : Komala Sari