Jurnalis9.com Jakarta, Mei 2026. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong kebutuhan konektivitas internet di berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Saat ini, kegiatan belajar mengajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih luas dan fleksibel.
Melihat kebutuhan tersebut, PLN Icon Plus terus memperkuat layanan konektivitas digital guna mendukung pemerataan akses pendidikan di Indonesia, termasuk hingga wilayah pelosok.
Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat penting bahwa akses pendidikan yang merata perlu ditunjang oleh infrastruktur digital yang memadai. Kehadiran internet yang stabil dinilai mampu membuka peluang belajar yang lebih setara bagi masyarakat di berbagai daerah.
Sebagai subholding PT PLN (Persero) di bidang teknologi informasi dan komunikasi, PLN Icon Plus terus mengembangkan jaringan fiber optic yang kini telah menjangkau hampir seluruh provinsi di Indonesia.
Perusahaan menyebutkan, layanan konektivitas yang dimiliki saat ini telah mendukung hampir 1.000 sekolah di Indonesia. Dukungan tersebut memungkinkan sekolah, tenaga pendidik, hingga pelajar untuk memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan pemerataan akses teknologi menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan di era digital.
“Pendidikan adalah fondasi kemajuan bangsa. Di era digital, pemerataan akses terhadap teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan belajar yang setara. PLN Icon Plus hadir untuk mendukung hal tersebut melalui konektivitas dan solusi digital yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia,” ujar Chipta.
Menurut dia, inklusivitas digital bukan sekadar menghadirkan jaringan internet, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang melalui akses informasi dan teknologi.
Dengan konektivitas digital yang semakin luas, sekolah dan lembaga pendidikan dinilai memiliki peluang lebih besar untuk mengakses sumber pembelajaran, platform edukasi, hingga berbagai metode belajar berbasis teknologi.
Tidak hanya itu, pemanfaatan layanan digital juga membantu proses administrasi sekolah menjadi lebih efektif dan efisien. Sejumlah sekolah kini mulai memanfaatkan sistem digital untuk pengelolaan data, pembelajaran daring, hingga komunikasi antara guru dan siswa.
Kebutuhan terhadap internet di sektor pendidikan terus meningkat sejak beberapa tahun terakhir. Transformasi digital mendorong sekolah untuk lebih adaptif terhadap penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Namun demikian, pemerataan akses internet masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, terutama daerah yang membutuhkan penguatan infrastruktur digital.
Karena itu, pengembangan jaringan internet dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung pemerataan kualitas pendidikan nasional.
PLN Icon Plus menyatakan akan terus memperluas layanan konektivitas dan solusi digital sebagai bagian dari dukungan terhadap transformasi pendidikan di Indonesia.
Selain menghadirkan akses internet, perusahaan juga mengembangkan berbagai layanan digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan institusi pendidikan.
Melalui jaringan yang terus diperluas, PLN Icon Plus berharap pelajar dan tenaga pendidik di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses pembelajaran berbasis teknologi.
Upaya tersebut dinilai sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional yang menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing.
Dengan dukungan infrastruktur digital yang semakin kuat, proses pembelajaran diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa kini.
Tentang PLN Icon Plus, perusahaan ini merupakan subholding Beyond kWh yang bergerak di bidang layanan teknologi informasi dan komunikasi serta transisi energi. Perusahaan menyediakan layanan jaringan serat optik, pusat data, platform digital, layanan managed service, dan berbagai solusi konektivitas digital untuk mendukung kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.
Reporter : Komala – Restu