Camat Lembang Tekankan Pengawasan BPD, Maya Ekawati Dorong Penguatan Peran Perempuan

Jurnalis9.com Lembang, 29 Okt 2026 Camat Lembang Bambang Eko menekankan pentingnya penguatan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa, sedangkan Ketua TP-PKK Kecamatan Lembang Maya Ekawati mendorong perempuan anggota BPD agar lebih aktif menyampaikan gagasan dan menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam rapat rutin Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kecamatan Lembang di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang membahas penguatan peran BPD, pendanaan organisasi, serta pemilihan kepengurusan baru periode 2026–2034.

Dalam kegiatan tersebut, Asih Parmiasih terpilih melalui pemungutan suara sebagai Ketua Srikandi ABPEDNAS Kecamatan Lembang periode 2026–2034. Pemilihan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat keterwakilan perempuan dalam organisasi BPD di tingkat kecamatan.

Bambang Eko dalam arahannya mengingatkan bahwa BPD memiliki kedudukan penting sebagai mitra pemerintah desa. Hubungan tersebut perlu dibangun melalui komunikasi, musyawarah, dan pengawasan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan, BPD bukan lembaga yang bertugas mempertentangkan kepentingan dengan kepala desa. Sebaliknya, BPD perlu menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintahan desa sekaligus memberikan masukan apabila terdapat pelaksanaan tugas yang perlu diperbaiki.

Menurut Bambang, anggota BPD harus memahami tugas dan kewenangannya agar mampu menjalankan amanah masyarakat secara bertanggung jawab. Pengawasan perlu diarahkan pada penyelenggaraan pemerintahan desa, bukan menjadi persoalan pribadi antara anggota BPD dan kepala desa.

Bambang juga mengingatkan pentingnya musyawarah dalam pengambilan keputusan di tingkat desa. Peraturan desa dan keputusan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat harus disusun melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Selain itu, ia meminta BPD ikut memperhatikan pengelolaan aset desa, termasuk tanah dan sumber daya air. Pengelolaan aset, menurut dia, perlu memiliki dasar hukum yang jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia mendorong pemerintah desa bersama BPD mengoptimalkan pemanfaatan aset desa melalui mekanisme yang sesuai aturan, termasuk kemungkinan pengelolaan melalui badan usaha milik desa (BUMDes).

Bambang menyatakan dukungannya kepada desa-desa di Kecamatan Lembang dalam upaya menjaga dan mengelola aset yang memiliki dasar hukum. Namun, setiap langkah terkait status kepemilikan maupun penguasaan aset harus tetap memperhatikan bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

Maya Ekawati Tekankan Kapasitas Srikandi BPD

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Lembang Maya Ekawati menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas perempuan anggota BPD. Ia meminta para anggota Srikandi tidak membatasi peran pada kegiatan administratif atau komunikasi informal, tetapi turut menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya tidak mau lagi itu terulang. Ibu datang ke sini bawa program apa yang menjadi misi dan visi Ibu,” kata Maya dalam arahannya.

Ia menilai, perempuan yang menjadi bagian dari BPD perlu memahami aturan, birokrasi, serta fungsi pengawasan agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Maya juga mengingatkan bahwa pemilihan ketua srikandi harus mempertimbangkan kemampuan dan pemahaman terhadap tugas, bukan hanya status sebagai petahana atau pengurus sebelumnya.

Menurut dia, pemimpin Srikandi perlu mampu menyatukan anggota, menyampaikan masukan, serta mendorong lahirnya program yang berdampak bagi masyarakat. Dengan demikian, keterwakilan perempuan di BPD dapat berkontribusi lebih besar dalam proses pembangunan desa.

Dalam rapat tersebut, pemungutan suara menetapkan Asih Parmiasih sebagai Ketua Srikandi ABPEDNAS Kecamatan Lembang periode 2026–2034.

Perkuat Sinergi Pemerintahan Desa

Ketua ABPEDNAS Kecamatan Lembang Dadang Darista mengatakan rapat rutin tersebut menjadi pertemuan pertama setelah anggota BPD terpilih dilantik. Forum itu dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan membahas pelaksanaan tugas BPD di setiap desa.

Ia menjelaskan, rapat juga membahas pendanaan kas organisasi untuk menunjang kegiatan ABPEDNAS. Setelah sekitar enam bulan tidak melaksanakan rapat rutin, pengurus mengusulkan penyediaan kas dari setiap desa untuk mendukung agenda organisasi, termasuk persiapan pemilihan ketua dan kepengurusan baru.

Kepala Desa Mekarwangi Enjang Sumpena menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran BPD sebagai mitra pemerintah desa.
Ia berharap anggota BPD dapat meningkatkan kinerja dalam menghimpun dan menyampaikan aspirasi masyarakat, sekaligus menjaga kekompakan dengan pemerintah desa untuk mendorong kemajuan wilayah.

Enjang menyebutkan jumlah anggota BPD di Kabupaten Bandung Barat mencapai 1.217 orang, dengan 134 anggota berada di Kecamatan Lembang.

Melalui pertemuan tersebut, para peserta diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan meningkatkan pemahaman terhadap tugas kelembagaan. Pengawasan yang bertanggung jawab, keterlibatan perempuan, serta pengelolaan organisasi yang transparan menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Reporter : A.Wana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....