PLN Icon Plus dan BAPENDA Masuk Sekolah, Mengingatkan Pelajar tentang Internet yang Sehat

Jurnalis9.com. 5 Mei 2026. Sumedang Ruang kelas di SMA Negeri Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa, 5 Mei 2026, tidak hanya dipenuhi pembahasan mata pelajaran sekolah. Hari itu, ratusan siswa mendapat materi mengenai literasi digital dan pemanfaatan internet secara bijak melalui kegiatan “Bincang Pajak (Bijak) Goes to School” yang digelar Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) bersama PLN Icon Plus.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi digital di kalangan pelajar yang kini semakin akrab dengan internet dan media sosial. Di tengah arus informasi yang bergerak cepat, siswa dinilai perlu memahami tidak hanya cara menggunakan internet, tetapi juga risiko serta tanggung jawab dalam ruang digital.

Dalam kegiatan itu, PLN Icon Plus melalui layanan internet ICONNET memberikan pemaparan mengenai pemanfaatan internet untuk mendukung proses belajar, pengembangan kreativitas, hingga keamanan digital. Para siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga etika saat berinteraksi di dunia maya.

General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat, Heni Utari Ambarwati, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara generasi muda belajar dan berkomunikasi. Karena itu, kemampuan literasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan pelajar saat ini.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mengenal layanan ICONNET, tetapi juga memahami pentingnya menggunakan internet secara bijak, aman, dan produktif. Literasi digital menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat,” kata Heni dalam keterangannya.

Menurut dia, internet dapat menjadi sarana yang mendukung peningkatan kapasitas diri apabila digunakan secara tepat. Namun di sisi lain, ruang digital juga menyimpan tantangan, mulai dari penyebaran informasi yang belum terverifikasi hingga potensi penyalahgunaan data pribadi.

Karena itu, para siswa diingatkan untuk lebih selektif dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh konten yang belum jelas kebenarannya. Pemahaman mengenai keamanan digital juga dinilai penting seiring meningkatnya aktivitas pelajar di berbagai platform daring.

Kepala SMA Negeri Situraja, Iwan Kartiwa, menyebut materi yang diberikan memiliki kedekatan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Ia menilai edukasi seperti ini penting karena internet kini telah menjadi bagian dari aktivitas belajar maupun komunikasi generasi muda.
“Materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari, sehingga diharapkan dapat membantu mereka lebih cerdas dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujar Iwan.

Ia mengatakan sekolah tidak hanya bertugas meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun kesadaran mengenai penggunaan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab. Menurut dia, kolaborasi dengan berbagai lembaga diperlukan agar siswa memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan digital.

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan internet di kalangan pelajar meningkat seiring berkembangnya pembelajaran berbasis digital dan penggunaan media sosial. Kondisi itu membuat literasi digital menjadi salah satu aspek yang mulai mendapat perhatian dalam dunia pendidikan.

Melalui kegiatan “Bincang Pajak Goes to School”, PLN Icon Plus dan BAPENDA berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan di berbagai sekolah lain. Program tersebut diarahkan untuk membantu generasi muda memahami internet bukan sekadar sarana hiburan, melainkan juga ruang belajar dan pengembangan diri.

PLN Icon Plus sendiri merupakan subholding Beyond kWh dari PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Perusahaan itu mengembangkan layanan digital, termasuk jaringan serat optik, pusat data, layanan infrastruktur digital, dan internet berbasis ICONNET.

Reporter : Komala – Restu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....