Revitalisasi SMKN 1 Cihampelas, Tujuh Ruang Kelas Diperbaiki, Kebutuhan Fasilitas Masih Menanti

Jurnalis9.com Cililin, 23 Okt 2026 Program revitalisasi di SMK Negeri 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mulai menyasar sejumlah fasilitas pendidikan yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Pekerjaan yang berlangsung sejak 1 September hingga 15 Desember 2026 itu mencakup perbaikan tujuh ruang kelas, satu ruang bimbingan dan konseling, serta dua toilet. Namun, dengan jumlah peserta didik sekitar 1.400 orang, sekolah masih membutuhkan tambahan fasilitas untuk mendukung pembelajaran dan pelayanan dasar.

Revitalisasi tersebut merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026. Pelaksanaannya dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Program ini diharapkan meningkatkan kelayakan bangunan dan kenyamanan lingkungan belajar, sekaligus mendukung penyelenggaraan pendidikan yang lebih baik.

Perbaikan ruang kelas menjadi kebutuhan penting karena fasilitas tersebut digunakan secara langsung dalam kegiatan pembelajaran. Kondisi ruang yang layak dapat menunjang kenyamanan siswa dan guru, sedangkan fasilitas bimbingan dan konseling berperan dalam mendukung pelayanan pendampingan peserta didik, baik terkait persoalan belajar maupun perkembangan pribadi.

Meski demikian, pekerjaan revitalisasi yang sedang berlangsung perlu dilihat dalam konteks kebutuhan sekolah secara menyeluruh. Jumlah siswa yang mencapai sekitar 1.400 orang menuntut ketersediaan sarana yang sebanding dengan aktivitas pendidikan sehari-hari. Perbaikan beberapa bangunan menjadi langkah awal, tetapi belum otomatis menyelesaikan seluruh persoalan fasilitas.

Toilet dan Ruang Praktik Menjadi Kebutuhan

Pihak SMKN 1 Cihampelas berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan tambahan toilet dan pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS). Kedua fasilitas tersebut memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama berkaitan dengan kualitas layanan pendidikan.

Toilet merupakan fasilitas dasar yang menunjang kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan warga sekolah. Kecukupan jumlah toilet perlu disertai kondisi sanitasi yang layak, ketersediaan air, serta pemeliharaan rutin. Dengan jumlah peserta didik yang besar, kebutuhan tersebut perlu diperhitungkan berdasarkan kapasitas penggunaan dan kondisi fasilitas yang tersedia.

Sementara itu, RPS berkaitan langsung dengan karakter pendidikan kejuruan. Sekolah menengah kejuruan dituntut membekali siswa dengan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis sesuai kompetensi keahlian. Tanpa fasilitas praktik yang memadai, pelaksanaan pembelajaran berpotensi menghadapi keterbatasan dalam memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik.

Karena itu, kebutuhan RPS perlu ditempatkan dalam perencanaan pengembangan sekolah dengan mempertimbangkan program keahlian, jumlah siswa, peralatan yang diperlukan, dan standar keselamatan kerja. Pemenuhan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Namun, pembangunan fasilitas tambahan tetap membutuhkan perencanaan teknis dan penyesuaian dengan kemampuan anggaran. Penentuan prioritas perlu didasarkan pada kebutuhan nyata, sehingga setiap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara efektif dan memberikan manfaat jangka panjang.

Sekolah Apresiasi Dukungan Pemerintah

Humas SMKN 1 Cihampelas menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas dukungan melalui program revitalisasi sekolah. Bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas lingkungan pendidikan.

Apresiasi itu berjalan seiring dengan harapan agar pengembangan sarana dapat dilanjutkan untuk menjawab kebutuhan yang belum terpenuhi. Bagi sekolah, keberlanjutan dukungan menjadi penting agar peningkatan fasilitas tidak berhenti pada bangunan yang sedang diperbaiki.

Di sisi lain, keberhasilan revitalisasi juga bergantung pada pengawasan pekerjaan, kesesuaian hasil dengan perencanaan, serta pemeliharaan setelah proyek selesai. IFasilitas yang dibangun atau diperbaiki perlu dijaga agar tetap berfungsi dan dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Prestasi Siswa Perlu Berjalan Seiring

SMKN 1 Cihampelas juga memiliki peserta didik yang berprestasi dalam bidang olahraga. Informasi dari pihak sekolah menyebutkan seorang siswi meraih prestasi dalam kejuaraan pencak silat dan seorang siswa berprestasi dalam cabang renang pada tingkat provinsi.

Capaian tersebut memperlihatkan adanya potensi siswa yang perlu terus dikembangkan melalui pembinaan, pendampingan, dan kesempatan mengikuti kompetisi. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi pelajaran dan keterampilan kejuruan, tetapi juga memberikan ruang bagi pertumbuhan bakat, kedisiplinan, dan sportivitas.

Revitalisasi sarana pendidikan pada akhirnya perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu sekolah secara menyeluruh. Perbaikan tujuh ruang kelas, satu ruang bimbingan dan konseling, serta dua toilet merupakan langkah konkret, tetapi kebutuhan toilet tambahan dan RPS masih memerlukan tindak lanjut.

Pemerintah dan pihak sekolah perlu memastikan pengembangan fasilitas berjalan berdasarkan prioritas yang terukur. Dengan sarana yang layak, pembelajaran praktik yang memadai, dan pembinaan prestasi yang berkelanjutan, SMKN 1 Cihampelas diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Reporter : Rega

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....