Lepas 732 Atlet ke Porprov Jabar 2026, Bandung Barat Bidik Peringkat Tujuh Besar

Jurnalis9.com Ngamprah, 21 Okt 2026 Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail melepas kontingen Kabupaten Bandung Barat untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di Plaza Mekarsari, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Rabu. Sebanyak 732 atlet disiapkan untuk berlaga dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut dengan harapan mampu mencapai hasil terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah.

Pelepasan kontingen dihadiri pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat serta para manajer yang mewakili perangkat daerah. Asep membacakan sambutan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang berhalangan hadir.

Dalam sambutan tersebut, Porprov ditempatkan sebagai ajang untuk mengukur hasil pembinaan olahraga, kemampuan atlet, dan keseriusan daerah dalam membangun prestasi secara berkelanjutan. Keikutsertaan Bandung Barat diharapkan tidak berhenti pada partisipasi, tetapi menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik di tengah persaingan antardaerah.

“Oleh karena itu, seluruh persiapan dan pelaksanaan Porprov diminta dilakukan secara serius, terencana, dan terkoordinasi dengan berorientasi pada pencapaian prestasi yang membanggakan,” demikian pesan yang disampaikan Asep.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga meminta KONI bersama seluruh cabang olahraga memastikan kesiapan atlet, pelatih, ofisial, dan kebutuhan pertandingan. Penetapan target prestasi perlu dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kemampuan serta potensi setiap cabang olahraga.

Selain persiapan teknis, koordinasi antarpihak menjadi perhatian dalam menghadapi kompetisi. Setiap kebutuhan kontingen diharapkan ditangani sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sedangkan kendala yang muncul perlu segera dicarikan jalan keluar agar tidak mengganggu persiapan maupun konsentrasi atlet.

Dukungan pemerintah daerah, menurut sambutan tersebut, harus dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. Dukungan itu diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan kontingen sekaligus menjaga tata kelola pembinaan olahraga yang bertanggung jawab.

Di sisi lain, Asep mengingatkan bahwa pencapaian prestasi harus berjalan seiring dengan disiplin dan sportivitas. Atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh unsur pendukung diminta menjaga sikap selama kompetisi dan menghormati aturan pertandingan.

“Berjuanglah dengan sungguh-sungguh dan percaya pada kemampuan diri. Berikan penampilan terbaik, jangan mudah menyerah, dan jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk meraih prestasi sekaligus membawa nama baik Kabupaten Bandung Barat,” ucapnya saat membacakan sambutan bupati.

Ketua Kontingen Porprov XV Jawa Barat 2026 Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menyampaikan bahwa kontingen daerah terdiri atas 732 atlet, 172 pelatih, 60 manajer, 80 sumber daya manusia keolahragaan, serta 101 personel panitia. Komposisi tersebut mencakup unsur atlet dan pendukung yang terlibat dalam persiapan serta pelaksanaan keikutsertaan Bandung Barat.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Barat Tobias Ginanjar Sayidina mengatakan, target realistis yang dipasang untuk Porprov kali ini adalah menembus tujuh besar. Meski demikian, KONI berharap para atlet dapat melampaui target tersebut apabila persiapan dan pelaksanaan pertandingan berjalan sesuai harapan.

“Kalau hitung-hitungan yang rasional mungkin tujuh besar. Tapi kita akan coba, mudah-mudahan bisa di enam atau lebih. Tapi insyaallah tujuh di tangan,” kata Tobias dalam wawancara terpisah.

Ia juga berharap seluruh atlet dapat menyelesaikan pertandingan dalam kondisi sehat dan terhindar dari cedera. Menurut Tobias, pencapaian prestasi membutuhkan kerja keras atlet sekaligus dukungan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga.

“Untuk memajukan olahraga, membina olahraga tidak bisa sendiri. Dibutuhkan juga kolaborasi dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Tobias menyebut dayung dan gulat sebagai dua cabang olahraga yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian prestasi Bandung Barat. Arung jeram juga menjadi salah satu cabang yang diharapkan mampu menunjukkan hasil positif.

Ia berharap dukungan dan kerja sama antara KONI dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga pembinaan atlet dapat berjalan lebih baik, termasuk dalam menghadapi keterbatasan yang ada.

Dengan kekuatan 732 atlet, Bandung Barat kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan hasil pembinaan menjadi prestasi di arena pertandingan. Target peringkat tujuh besar menjadi salah satu tolok ukur yang akan diuji melalui kemampuan atlet, kesiapan teknis, dukungan yang memadai, serta konsistensi menjunjung tinggi sportivitas.

Reporter : Komala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....