BPBD Bandung Barat Serahkan Bantuan Tenda untuk Enam Desa Tangguh Bencana

Jurnalis9.com Bandung Barat, 13 April 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat menyalurkan bantuan tenda keluarga kepada enam Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif dalam penanggulangan bencana di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, didampingi Kepala Bidang terkait, Dedi Supriadi, di kantor BPBD Bandung Barat. Bantuan tersebut diberikan kepada enam desa, yakni Desa Citatah, Nyalindung, Kertajaya, Ciharashas, Cikahuripan, dan Gudang Kahuripan.

Asep Sehabudin menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi nyata desa-desa yang telah aktif dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana. “Kami mengapresiasi enam Destana yang telah berpartisipasi aktif dalam penanggulangan bencana di wilayah Bandung Barat. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kesiapsiagaan masyarakat di tingkat desa,” ujarnya.

Menurutnya, peran Destana menjadi sangat strategis dalam mengurangi risiko bencana, terutama di daerah yang memiliki potensi kerawanan seperti longsor dan banjir. Kehadiran Destana dinilai mampu mempercepat respons awal saat terjadi bencana sebelum bantuan dari pemerintah tiba.

Sementara itu, Dedi Supriadi menambahkan bahwa BPBD terus mendorong desa-desa lain di Kabupaten Bandung Barat untuk segera membentuk Destana. Upaya ini dinilai penting sebagai bagian dari penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana secara mandiri.

“Bagi desa yang belum membentuk Destana, kami harapkan segera membentuknya. Ke depan, bantuan serupa juga akan diberikan kepada Destana lainnya sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah,” kata Dedi.

Secara umum, konsep Desa Tangguh Bencana merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat berbasis komunitas. Melalui program ini, warga didorong untuk mengenali potensi risiko di wilayahnya, menyusun rencana evakuasi, hingga melakukan simulasi penanganan bencana secara berkala.

Langkah BPBD Kabupaten Bandung Barat ini sejalan dengan upaya penguatan sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat, yang menempatkan warga sebagai garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat. Dengan dukungan sarana seperti tenda keluarga, diharapkan desa-desa semakin siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa mendatang.

Reporter : Asep Ek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....