Jurnalis9.com Cimahi, 17 April 2026. Tantangan generasi muda di era digital tidak lagi sekadar penguasaan teknologi, namun juga mencakup ketahanan finansial dan kepekaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Menyadari hal tersebut, langkah edukasi sektor swasta ke institusi pendidikan menjadi krusial untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan mengenai instrumen keuangan modern dan pengelolaan ekosistem kota.
Hal ini mengemuka dalam kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diselenggarakan oleh PLN Icon Plus Regional Jawa Barat di SMK Negeri 1 Cimahi, Jawa Barat, Jumat (17/4/2026). Program ini dirancang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta membangun permukiman yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa yang merupakan perwakilan berbagai organisasi kesiswaan mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai literasi finansial. Materi yang disampaikan merentang dari sejarah perkembangan alat tukar hingga pengenalan aset digital masa kini, seperti mata uang kripto dan bitcoin. Selain edukasi, dilakukan pula penyerahan bantuan sarana kebersihan berupa set tempat sampah pemilah untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang asri dan teratur.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Cimahi, Erwin, menyambut baik inisiatif yang menyasar para siswanya. Menurut dia, pengetahuan yang didapat dari praktisi industri memiliki nilai tambah yang besar bagi kurikulum pendidikan formal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN Icon Plus dan selamat datang di SMKN 1 Cimahi. Kami berharap para siswa yang mengikuti kegiatan ini dapat menyerap ilmu yang disampaikan dengan baik, memahami setiap materi, dan nantinya mampu menyebarluaskan pengetahuan tersebut kepada teman-temannya,” ujar Erwin saat memberikan sambutan.
Navigasi Ekonomi Digital
Dunia keuangan global tengah mengalami transformasi besar dengan hadirnya teknologi rantai blok (blockchain) dan aset digital. Bagi siswa SMK, memahami risiko dan peluang dalam investasi modern menjadi benteng agar tidak terjebak dalam tren keuangan yang destruktif.
Sesi literasi finansial diawali dengan membedah evolusi uang dari masa ke masa. Peserta diajak memahami bagaimana nilai sebuah aset terbentuk hingga bagaimana teknologi konektivitas, seperti yang disediakan melalui jaringan serat optik, menjadi tulang punggung transaksi ekonomi masa depan.
General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat, Heni Utari Ambarwati, menekankan pentingnya interaksi aktif antara dunia industri dan pendidikan. Ia berharap para siswa tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan ekonomi digital, tetapi juga menjadi pelaku yang bijak.
“Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga kami dapat menggelar kegiatan TJSL di SMKN 1 Cimahi. Kami berharap para peserta dapat fokus menerima informasi, aktif bertanya kepada pemateri, serta mencoba mempraktikkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Heni.
Kepedulian Lingkungan
Selain aspek ekonomi, poin utama dalam kegiatan ini adalah penguatan karakter peduli lingkungan melalui pemberian tempat sampah pemilah. Dukungan ini merupakan implementasi nyata dari SDGs poin 11 mengenai kota dan permukiman yang berkelanjutan. Di lingkungan sekolah, pemilahan sampah menjadi langkah awal edukasi sanitasi yang berdampak panjang pada ekosistem perkotaan.
Sepanjang kegiatan, antusiasme siswa terlihat dari banyaknya diskusi dua arah mengenai pemanfaatan teknologi informasi untuk kebutuhan produktif. Melalui program ini, PLN Icon Plus sebagai subholding dari PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi, berupaya menunjukkan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan kecerdasan finansial dan tanggung jawab ekologis.
Upaya kolaboratif antara sektor industri dan dunia pendidikan ini diharapkan mampu mendigitalnyaenerasi muda Indonesia yang tidak hanya cakap secara digital, namun juga memilik integritas dalam mengelola keuangan dan menjaga kelestarian bumi di masa depan.
Reporter : Komala Sari – Restu