Silaturahmi dan Regenerasi Warnai Pengajian IKA SMP 1 Angkatan 1983, Kepemimpinan Berlanjut kepada Dandan

Jurnalis9.com Bandung, 25 Juli 2026. Ikatan Alumni (IKA) SMP 1 Angkatan 1983 melaksanakan pengajian sekaligus pergantian ketua di kediaman Bubu Rofina, Jalan Setrasari Kulon, Kota Bandung, Sabtu (25/7/2026). Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga sore tersebut menjadi ruang silaturahmi lintas sahabat sekolah sekaligus menandai estafet kepemimpinan organisasi alumni kepada Dandan sebagai ketua terpilih periode 2026.

Acara diawali dengan sesi temu kangen antarsesama alumni, dilanjutkan pembukaan, sambutan tuan rumah, pengajian, doa bersama, serah terima kepengurusan, foto bersama, ramah tamah, hingga penutupan. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang telah terjalin lebih dari empat dekade sejak para alumni menempuh pendidikan di bangku SMP.

Ketua IKA periode 2023–2026, Ave, mengatakan kegiatan pengajian merupakan agenda yang secara rutin dilaksanakan sebagai upaya menjaga hubungan antarsesama alumni agar tetap erat.

“Acara ini sebetulnya rutin kita jalankan. Pengajian harus tetap dipertahankan supaya menjaga persahabatan dan kekompakan. Di usia sekarang, kegiatan seperti ini membuat kita tetap merasa bugar, merasa muda, dan hidup terasa lebih berarti,” ujar Ave.

Ia mengakui memimpin organisasi alumni memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan memimpin organisasi formal maupun perusahaan. Menurut dia, seluruh anggota berada dalam posisi yang setara sehingga setiap aspirasi perlu didengar dan diakomodasi secara bijaksana.

“Semuanya setara. Apa yang mereka inginkan harus bisa kita akomodasi. Pendapat berbeda tentu ada, termasuk gesekan di antara teman-teman. Namun selama 2,5 tahun saya bersyukur kekompakan tetap bisa dijaga,” katanya.

Setelah menyerahkan amanah kepemimpinan, Ave menyatakan tetap akan mendukung berbagai program yang dijalankan pengurus baru. Ia berharap kegiatan yang telah memberikan manfaat dapat diteruskan, sementara berbagai kekurangan menjadi bahan evaluasi bersama.

“Yang baik silakan dilanjutkan. Kalau ada yang perlu diperbaiki, tentu dievaluasi. Saya tetap mendukung agar IKA SMP 1 Angkatan 1983 tetap kompak dan eksis” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandan menerima amanah sebagai ketua baru IKA SMP 1 Angkatan 1983. Pergantian kepengurusan berlangsung sebagai bagian dari regenerasi organisasi yang diharapkan mampu menjaga kesinambungan berbagai kegiatan alumni pada masa mendatang.

Selain agenda organisasi, pengajian menjadi bagian utama dalam pertemuan. Ustaz Syaban menyampaikan tadabbur mengenai tujuan hidup berdasarkan Surah Al-Baqarah. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan kebersamaan alumni sebagai sarana memperkuat nilai ibadah sekaligus memperluas manfaat bagi lingkungan.

Menurut Ustaz Syaban, terjalinnya silaturahmi sejak para alumni lulus pada awal dekade 1980-an merupakan nikmat yang patut disyukuri. Ia menilai hubungan tersebut tidak lahir semata karena kemudahan teknologi komunikasi, melainkan karena adanya ikatan hati yang terus dipelihara.
“Kalau bukan nikmat dari Allah, mustahil silaturahmi ini tetap terjaga sampai hari ini,” katanya di hadapan para alumni.

Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa tujuan utama manusia adalah beribadah kepada Allah. Namun, ibadah tidak hanya dipahami sebagai pelaksanaan salat, puasa, atau zakat, melainkan juga seluruh aktivitas yang diniatkan karena Allah dan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang benar.

“Ibadah harus melahirkan pribadi yang saleh. Setelah itu, manusia memiliki tugas menjadi khalifah di bumi, yakni menghadirkan manfaat dan memperbaiki kehidupan di sekitarnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, peran sebagai khalifah tidak selalu dimaknai sebagai pemimpin dalam jabatan formal. Menurut dia, setiap orang memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi sesuai profesi, kemampuan, maupun lingkup tanggung jawabnya.

Ustaz Syaban juga mendorong IKA SMP 1 Angkatan 1983 agar tidak hanya menjaga hubungan antarsesama alumni, tetapi turut memberikan perhatian kepada adik-adik kelas dan lingkungan sekolah melalui kegiatan yang bermanfaat.

“Kalau angkatan 1983 ingin terus dikenang, lakukanlah kebaikan kepada adik-adik kelas. Sekecil apa pun manfaat yang diberikan akan menjadi amal yang terus dirasakan,” ujarnya.

Pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa organisasi alumni tidak hanya menjadi wadah melepas rindu, tetapi juga ruang untuk memperkuat nilai kebersamaan, saling memberi dukungan, serta membangun kepedulian sosial. Regenerasi kepengurusan yang berlangsung diharapkan mampu menjaga kesinambungan berbagai kegiatan yang telah dirintis sebelumnya sekaligus menghadirkan program-program yang relevan bagi para anggota dan lingkungan sekitar.

Melalui pengajian, pergantian kepengurusan, serta silaturahmi yang terjalin dalam suasana kekeluargaan, IKA SMP 1 Angkatan 1983 menegaskan komitmennya untuk terus memelihara persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama alumni maupun masyarakat. -red-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....