Bandung, Juli 2026 Keselamatan kerja tidak lagi dipandang sebagai pelengkap prosedur di lingkungan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat. Perusahaan menempatkannya sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas operasional. Pendekatan itu diwujudkan melalui pelaksanaan safety briefing harian yang menjadi bagian dari rutinitas seluruh personel sebelum turun ke lapangan. Konsistensi tersebut berbuah pada capaian Zero Accident sepanjang Semester I Tahun 2026.
Setiap hari, lebih dari 30 personel yang terdiri atas petugas lapangan, pengawas pekerjaan, dan tim pendukung mengikuti pengarahan sebelum memulai pekerjaan. Agenda yang dibahas tidak sebatas pembagian tugas, tetapi juga identifikasi risiko, pemeriksaan kesiapan Alat Pelindung Diri (APD), evaluasi kondisi kesehatan pekerja, hingga penyampaian langkah mitigasi apabila muncul situasi darurat. Seluruh personel diberi ruang untuk menyampaikan potensi bahaya maupun kendala yang ditemui di lapangan sehingga pencegahan dapat dilakukan sebelum risiko berkembang menjadi kecelakaan.
Dalam industri yang bertumpu pada jaringan telekomunikasi dan infrastruktur digital, disiplin terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi kebutuhan mendasar. Aktivitas pemasangan maupun pemeliharaan jaringan memiliki tingkat risiko yang tidak dapat diabaikan. Karena itu, budaya keselamatan tidak cukup hanya dituangkan dalam dokumen prosedur, melainkan harus diterapkan secara konsisten dalam perilaku kerja sehari-hari.

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat, Heni Utari Ambarwati, menegaskan bahwa keselamatan pekerja menjadi prioritas yang tidak dapat ditawar. Menurut dia, kualitas layanan kepada pelanggan hanya dapat dipertahankan apabila seluruh personel menjalankan pekerjaan dalam kondisi aman dan sesuai standar operasional.
“Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap pekerjaan. Tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan jiwa. Melalui safety briefing yang dilaksanakan setiap hari, kami memastikan seluruh personel memahami potensi risiko, mematuhi prosedur kerja, dan siap menjalankan tugas secara aman serta profesional. Pencapaian Zero Accident pada Semester I 2026 menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat budaya K3 sekaligus menghadirkan layanan yang andal bagi seluruh pelanggan,” kata Heni.
Capaian Zero Accident selama enam bulan pertama tahun ini menunjukkan bahwa penerapan budaya keselamatan tidak berhenti pada tingkat kebijakan. Hasil tersebut mencerminkan kepatuhan terhadap prosedur kerja, kedisiplinan penggunaan APD, serta komunikasi yang berjalan efektif di antara personel. Dalam praktik manajemen keselamatan modern, pencapaian tanpa kecelakaan lahir dari pengawasan yang konsisten, evaluasi berkelanjutan, dan kesadaran setiap individu terhadap risiko pekerjaannya.
Safety briefing juga berfungsi sebagai ruang komunikasi yang memperkuat koordinasi antartim. Setiap pekerja memiliki kesempatan menyampaikan pengalaman, memberikan masukan, maupun mengingatkan rekan kerja terhadap potensi bahaya yang mungkin muncul selama pekerjaan berlangsung. Pola komunikasi semacam ini memperkuat budaya saling menjaga sehingga keselamatan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya kewajiban pengawas lapangan.
Budaya K3 yang kuat pada akhirnya tidak hanya berdampak terhadap perlindungan tenaga kerja, tetapi juga berpengaruh pada kualitas layanan perusahaan. Risiko gangguan operasional dapat ditekan ketika pekerjaan dilakukan sesuai prosedur, sementara produktivitas meningkat karena pekerjaan berlangsung lebih aman dan terencana. Di sisi lain, kepercayaan pelanggan terhadap layanan perusahaan ikut ditopang oleh konsistensi menjaga keandalan operasional.
Sebagai Subholding Beyond kWh dari PT PLN (Persero), PLN Icon Plus memiliki peran strategis dalam penyediaan layanan berbasis teknologi informasi, komunikasi, dan infrastruktur digital. Pengembangan jaringan serat optik, pusat data, layanan digital, hingga solusi managed service menuntut standar keselamatan yang tinggi karena melibatkan pekerjaan teknis dengan tingkat kompleksitas yang terus berkembang.
Komitmen PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat memperkuat budaya K3 melalui safety briefing harian memperlihatkan bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari strategi menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. Capaian Zero Accident Semester I Tahun 2026 menjadi indikator bahwa disiplin, komunikasi, dan kepatuhan terhadap prosedur mampu berjalan beriringan dengan target pelayanan. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi tersebut di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital, sehingga keselamatan pekerja tetap menjadi pijakan utama dalam menghadirkan konektivitas yang andal bagi masyarakat.
Reporter : Komala – Restu