Kades Bongas Asep Aang: Olahraga Jadi Media Perekat Hubungan Emosional Antarwarga

Jurnalis9.com ​Cililin, 3 Agustus 2026 Suasana riuh penuh kehangatan mewarnai Lapangan Mini Soccer Desa Budiharja, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Ratusan warga dari berbagai penjuru wilayah berkumpul untuk menyaksikan kemeriahan turnamen sepak bola mini yang digelar oleh Karang Taruna Desa Budiharja berkolaborasi dengan Karang Taruna Unit RW 03. Kegiatan olahraga yang menjadi agenda tahunan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

​Kompetisi tahun ini melombakan tiga kategori, yakni tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) antar-RW se-Desa Budiharja, serta kategori olahraga perempuan terbuka. Khusus kategori perempuan, sebanyak tujuh tim dari enam desa di wilayah Cililin dan sekitarnya turut ambil bagian, di antaranya Desa Bongas, Karyamukti, Budiharja, Batulayang, Cililin, dan Rancapanggung. Salah satu laga yang menyedot perhatian warga adalah pertemuan antara tim perempuan Desa Bongas melawan Desa Cililin.

​Kepala Desa Bongas, Asep Aang, memberikan perhatian penuh terhadap keikutsertaan kontingen dari desanya. Kehadiran tim perempuan Desa Bongas dalam kompetisi ini memuat pesan mendalam mengenai pemaknaan kemerdekaan dan penguatan nilai kebersamaan di tingkat tapak.

​Asep Aang menyatakan bahwa keikutsertaan warganya dalam turnamen ini bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan fisik di lapangan, melainkan sebagai media merajut ikatan emosional dan menjaga nilai-nilai kejuangan. Menurutnya, semangat olahraga harus dilandasi kejujuran dan rasa saling menghargai antarsegara elemen masyarakat.

​”Kami berharap para pemain menjunjung tinggi sportifitas untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tetap semangat, ceria, dan memegang teguh nilai-nilai dalam olahraga. Selain mendatangkan kesehatan fisik, kegiatan ini menjadi sarana menyambung hubungan emosional dan silaturahmi warga se-Kecamatan Cililin,” ujar Asep Aang di sela-sela kegiatan.

​Ia menambahkan bahwa momentum peringatan kemerdekaan hendaknya menjadi wujud refleksi atas pengorbanan para pejuang bangsa. Semangat juang yang diwariskan para pahlawan perlu diterjemahkan ke dalam kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan berkeadilan.

​”Melalui semangat kemerdekaan ini, kita mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, darah, dan air mata. Kemerdekaan yang sejati harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya merdeka secara fisik, tetapi juga merdeka batinnya, pembangunannya, serta masa depan kesejahteraannya,” tutur Asep Aang menegaskan pentingnya kesejahteraan sosial bagi warga.

​Dukungan serupa disampaikan oleh Kepala Desa Budiharja, Ahmad Syarif Hidayat, selaku tuan rumah penyelenggara. Ahmad menjelaskan bahwa turnamen yang direncanakan berlangsung hingga akhir Agustus ini dirancang untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga, sekaligus membina generasi muda agar lebih kreatif dan mandiri dalam mengelola kegiatan kemasyarakatan.

​Selain dampak sosial, perhelatan olahraga ini terbukti memberikan pengaruh positif terhadap aktivitas ekonomi lokal. Sekitar 30 gerai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tampak memenuhi area sekitar lapangan. Para pelaku usaha menjajakan beragam kuliner rakyat, seperti bakso, cilok, batagor, donat, dan sosis panggang, yang disambut antusias oleh para pengunjung.

​Keberadaan ragam UMKM tersebut tidak hanya menambah semarak suasana, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem pendukung acara. Beberapa pelaku usaha lokal bahkan turut bertindak sebagai sponsor kegiatan bersama sejumlah kemitraan swasta di wilayah sekitar, seperti Spidest International, Cahaya Berkah, Alesha Pocil, Fzlrmdn, PT King, TB Putra Barokah, Rental PS Dahlan, Toko Sembako Nurbarokah, Seven Barbershop, dan CV Plasarindo.

​Melihat tingginya animo masyarakat dan potensi dampak ekonomi yang dihasilkan, pemerintah desa setempat berharap adanya perhatian berkelanjutan terhadap ketersediaan sarana olahraga. Fasilitas lapangan yang memadai dinilai menjadi kebutuhan krusial agar pembinaan potensi pemuda serta kegiatan kemasyarakatan berbasis olahraga dapat berjalan lebih optimal pada masa mendatang.

​Dukungan terhadap keberlangsungan acara juga datang dari Kepala Desa Cililin sekaligus Ketua APDESI Kecamatan Cililin, Tedi Kurniadi. Tedi yang hadir langsung untuk memberikan semangat kepada tim perempuan Desa Cililin menyambut positif konsistensi penyelenggaraan turnamen ini. Ia berharap ajang serupa dapat terus dipertahankan dan diperluas cakupannya pada tahun-tahun mendatang guna memperkuat sinergi antardesa di Kecamatan Cililin.

​Rangkaian pertandingan antarwilayah ini direncanakan mencapai puncaknya pada laga final mendatang, yang sekaligus menjadi penutup seluruh penyerahan piala dan penghargaan pembinaan bagi para pemenang.

Reporter : Komala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

....