Jurnalis9.com Ngamprah, 30 Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mempercepat pengisian kekosongan kepala sekolah dengan menyerahkan surat keputusan penugasan kepada 112 guru untuk memimpin sekolah di berbagai wilayah. Penyerahan dilakukan bersamaan dengan pelantikan pejabat di lingkungan pemerintah daerah yang dipimpin Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, di Gedung B Lantai 4 Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Kamis (30/7/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus memastikan setiap satuan pendidikan memiliki kepemimpinan yang efektif.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edy Syafrudin, menyebut penugasan 112 guru sebagai kepala sekolah menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan. Menurutnya, kebutuhan kepala sekolah telah menjadi perhatian karena masih terdapat cukup banyak sekolah yang dipimpin oleh pelaksana tugas atau mengalami kekosongan jabatan.
“Alhamdulillah hari ini Dinas Pendidikan bisa mengisi kekosongan kepala sekolah. Hari ini ada penyerahan surat keputusan penugasan guru menjadi kepala sekolah sebanyak 112 orang kepala sekolah. Ini satu hal yang luar biasa. Terima kasih juga kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Pak Bupati Bandung Barat, yang sudah dapat melantik kepala sekolah di tahun ini,” ujar Edy.

Ia menjelaskan, meskipun 112 guru telah menerima penugasan, kebutuhan kepala sekolah di Kabupaten Bandung Barat masih belum sepenuhnya terpenuhi. Saat ini masih terdapat sekitar 200 posisi kepala sekolah yang belum terisi dan akan diselesaikan secara bertahap melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.
“Mudah-mudahan secepatnya, mudah-mudahan di tahun ini bisa selesai untuk mengisi kekosongan yang masih ada,” katanya.
Menurut Edy, keberadaan kepala sekolah memiliki peran penting dalam memastikan jalannya proses pendidikan di setiap satuan pendidikan. Kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab terhadap administrasi sekolah, tetapi juga memimpin pengembangan mutu pembelajaran, pembinaan tenaga pendidik, pengelolaan sumber daya sekolah, hingga membangun kerja sama dengan masyarakat.
Karena itu, guru yang menerima amanah sebagai kepala sekolah diharapkan mampu menjalankan fungsi kepemimpinan secara profesional serta menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan sekolah masing-masing.
“Harapannya setelah penugasan ini, bapak dan ibu guru yang diberikan tugas menjadi kepala sekolah bisa menjalankan tugas dengan baik, mengisi kekosongan yang ada, memimpin sekolah, menjadi manajer yang baik sehingga sekolah-sekolah yang sebelumnya kekurangan kepala sekolah setelah memiliki pemimpin dapat lebih maju dan kualitas pendidikan di Bandung Barat semakin meningkat,” ujar Edy.

Penugasan kepala sekolah kali ini tersebar pada berbagai jenjang pendidikan dasar. Sebagian besar merupakan guru yang sebelumnya bertugas di sekolah dasar negeri dan kini memperoleh amanah memimpin sekolah lain sesuai kebutuhan organisasi. Penyerahan surat keputusan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah penerima, sedangkan penerima lainnya mengikuti kegiatan secara daring.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menjelaskan bahwa pengisian kepala sekolah memang belum dilakukan secara menyeluruh karena masih harus melalui sejumlah tahapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Untuk kepala sekolah belum seluruhnya, karena memang ada mekanisme yang harus ditempuh terkait dengan pengisian kepala sekolah ini. Jadi mulai diklat, persetujuan, dan lain sebagainya,” kata Ade Zakir.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berupaya mempercepat proses tersebut agar seluruh sekolah yang masih mengalami kekosongan pimpinan segera memperoleh kepala sekolah definitif. Pengisian dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan persyaratan administrasi, kompetensi, serta rekomendasi dari instansi terkait.
Pengangkatan kepala sekolah merupakan bagian dari penataan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan. Selain bertujuan mengisi jabatan yang kosong, kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat manajemen sekolah sehingga program peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan lebih efektif.

Dengan kepala sekolah definitif, koordinasi antara guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan pemerintah daerah diharapkan semakin baik. Kehadiran pemimpin sekolah juga dinilai penting dalam menyusun perencanaan, mengelola anggaran pendidikan, mengembangkan inovasi pembelajaran, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menargetkan proses pengisian kepala sekolah terus berlanjut hingga seluruh kebutuhan dapat dipenuhi. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian kepemimpinan di sekolah-sekolah negeri, meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, dan mendukung pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Reporter : Komala Sari